Kebakaran Hunian Pekerja Konstruksi di IKN Tak Ada Korban jiwa

NUSANTARA
externalexternalexternalexternal
Kebakaran Hunian Pekerja Konstruksi di IKN Tak Ada Korban jiwa
Hunian Pekerja Konstruksi di IKN kebakaran namun dipastikan tidak ada korban jiwa. /Antara/Polindo

Article Header Image Musibah kebakaran yang menimpa Tower 14 Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa.

"Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WITA" ujar Juru Bicara Otorita IKN sekaligus Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, ketika menjelaskan peristiwa kebakaran HPK IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, Rabu (2/10/2025).

"Sejumlah kamar di lantai dua, tiga, dan empat di Tower 14 HPK satu terbakar," kata Troy.

Pemadaman berlangsung cepat dengan dukungan 7 unit mobil pemadam kebakaran dan 8 tangki suplai air.

Sehingga total 15 unit diturunkan ke lokasi. Kobaran api yang membakar HPK IKN mampu dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 19.00 WITA.

Saat ini aparat berwenang melakukan investigasi untuk memastikan penyebab pasti peristiwa kebakaran yang melanda Tower 14 HPK IKN tersebut.

"Dipastikan tidak ada korban jiwa, para pekerja sudah didata lengkap dan sedang dalam proses relokasi ke hunian tower lainnya,” jelas kata Troy.

Hasil pendataan menunjukkan seluruh pekerja di HPK terdampak kebakaran tersebut dalam kondisi aman, dan dilakukan evakuasi ke menara hunian lain.

Otorita IKN menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas dan aparat pemadam kebakaran yang bergerak cepat, sehingga api berhasil dikendalikan. 

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengumumkan pihaknya tidak akan lagi mengerjakan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tahun depan karena diambil alih Otorita IKN (OIKN).

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti mengatakan, pihaknya hanya menyelesaikan proyek-proyek kontrak tahun jamak (multiyear contract/MYC) di IKN. Proyek-proyek itu telah ditangani Kementerian PU sejak 2022.

"MYC belum selesai semuanya, mudah-mudahan tahun ini. Paling lambat 2026 sudah selesai," kata Diana.

Terbaru, Presiden Prabowo Subianto akhirnya mengeluarkan keputusan terkait kelanjutan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, yang digagas pendahulunya, Joko Widodo (Jokowi).

Melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025 disebutkan bahwa "perencanaan dan pembangunan kawasan, serta pemindahan ke Ibu Kota Nusantara dilaksanakan sebagai upaya mendukung terwujudnya Ibu Kota Nusantara menjadi ibu kota politik pada 2028".

Perpres yang diundangkan pada 30 Juni 2025 tersebut membuat serangkaian target konkret yang mesti dicapai dalam tiga tahun ke depan:

Pertama, terbangunnya Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN dan sekitarnya yang mencapai 800-850 hektare.

Kedua, persentase pembangunan gedung/perkantoran di IKN mencapai 20%.

Ketiga, persentase pembangunan hunian/rumah tangga yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan di IKN mencapai 50%.

Keempat, cakupan ketersediaan sarana prasarana dasar kawasan IKN mencapai 50%.

Kelima, indeks aksesibilitas dan konektivitas kawasan IKN menjadi 0,74.

Berikutnya disinggung mengenai target pemindahan 1.700 hingga 4.100 aparatur sipil negara ke IKN dan cakupan layanan kota cerdas di kawasan IKN setidaknya mencapai 25%. [Ant]

Editor : Nur Iwan Tri Hendrawan


Berita Terkait