Satukan Visi, Presiden Panggil Seluruh Pejabat Hingga Eselon 1

POLITIK
externalexternalexternalexternal
Satukan Visi, Presiden Panggil Seluruh Pejabat Hingga Eselon 1
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi/Antara/Polindo

Article Header Image Presiden Prabowo Subianto memanggil seluruh jajaran kementerian dan lembaga, mulai dari menteri, wakil menteri, kepala lembaga/badan, wakil lembaga/badan hingga pejabat setingkat eselon I ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (6/4/2026), untuk menyamakan visi pemerintahan ke depan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan bahwa pertemuan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi serta menyatukan pandangan seluruh unsur pemerintahan dalam menghadapi tantangan nasional dan global.

"Tentu dalam rangka untuk kembali Beliau ingin menyatukan visi, menyatukan pandangan, menyatukan energi kita untuk menghadapi tahun-tahun yang akan datang," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, Presiden ingin memastikan seluruh program kerja pemerintah dapat dijalankan secara optimal dan cepat oleh birokrasi sebagai pelaksana utama kebijakan negara.

Menurutnya, Presiden mengibaratkan bahwa pemerintahan sebagai sebuah tim sepak bola, di mana birokrasi menjadi elemen penting yang menjalankan strategi dan program pembangunan.

"Jadi harapannya siang ini Beliau akan memberikan arahan, Beliau akan memberikan termasuk menyuntikkan semangat kepada kita semua untuk terus bekerja dengan lebih keras lagi, melaksanakan program, dan terus berorientasi untuk kepentingan bangsa dan negara dan kepentingan masyarakat," katanya.

Selain penguatan internal pemerintah, Presiden juga dijadwalkan menyampaikan pandangan terkait dinamika geopolitik global yang dinilai semakin kompleks dan berdampak pada berbagai sektor kehidupan negara-negara di dunia.

Prasetyo menilai, situasi global yang dinamis harus menjadi dorongan bagi seluruh unsur pemerintah untuk memperkuat perencanaan dan langkah strategis nasional agar Indonesia mampu bertahan dan terus berkembang di tengah ketidakpastian global.

"Kita mesti harus menjadikan itu sebagai sebuah pelecut terutama seluruh unsur pemerintahan untuk menghadapi situasi global yang seperti itu, apa yang harus kita lakukan, apa yang harus kita rencanakan, apa yang harus kita kerjakan supaya kita sebagai sebuah bangsa dapat terus survive," imbuhnya.[Ant]

Editor : Endah Lismartini


Berita Terkait